RSS
email
0

Suatu hari si tanah rencong

Cerita tentang aceh tidak akan pernah lepas dari peristiwa tsunami dan GAM. Setiap ke sana selalu ada cerita tentang itu. Cerita yang mungkin takkan pernah bosan mereka ceritakan. Sebagai pengingat, betapa manusia itu begitu kecil. Nggak ada apa2nya.

Kali ini, karna tugas (lagi-lagi) diberi kesempatan untuk mengunjungi Banda Aceh. Kali ini acara diawali dengan makan siang di Lem Bakrie. Warungnya model terbuka gitu. Bangunannya dari kayu. Karna pas jaman makan siang, rame banget itu warung. Untung udah tag tempat duluan.
Menunya khas aceh gitu. Paling suka ayam tangkapnya. enak bangeeeetttt...... 
Meskipun suka males makan ayam, kalo ini pengecualian deh kayaknya. Ayamnya kering gt. Renyah. Diselimutin pake dedaunan ntah apa. Ada ayam gule, gule kambing, dan sambel2 yang semuanya enak. Duhhh....jadi kebayang enaknya.
Abis makan, kami langsung cus kekantor. Iyaaaa....nggak pake istirahat langsung ke kantor. Baru sore harinya kami ke hotel yang udah sempet dipesen. Karna menyesuaikan dengan budget, kami nginep di Sei Hotel. Dapet info dari mbah gugel dan temen2nya sih.
Hotelnya yaaa....lumayanlah. Ada wifi, dapet sarapan sederhana, cukup bersih, ada jendela. Tapi, tolong abaikan lorong gelap di depan kamar. Mungkin pengaruh wallpaper yang nuansanya gelap.
Sayang nggak fotoin lorongnya. :D
Aceh ituuuu...makanannya enak-enak sih. Warung kopi bertebaran dimana-mana. Dan pantainya juga bagus-bagus. 
Dhapu kupi, Mie Razali, Mie Leupung, duuuhhh.....kebayang itu sanger sama mie kepiting. Sanger itu kopi susu. Tapi nggak tau apanya yang beda, enak aja gitu. Trus kalo makan mie kepiting yaaa....kepitingnya itu manis dan cangkangnya nggak terlalu keras. mmmm.....love it!!!😍😍😍😍😍
Wkwkwkwk....semangat kalo ngomongin makanan. Katanya sih kalo ke Aceh itu, kita mesti ke Museum Tsunami, PLTD Apung, masjid Raya Aceh, dan jangan lupa nyebrang ke Sabang.
Tapiiii....nggak sempeeett...
Cuma mampir aja kemaren ke Masjid Raya, Pantai Lampuuk (bener nggak sih nulisnyaaa) dan Pantai Lhok Nga.
Masjid Raya Aceh, yaitu Masjid Baiturrahman bisa dibilang sebagai situs bersejarah yang sudah ada dari jaman kejayaan Kesultanan Aceh dan bertahan sampai saat ini. Masjid ini telah melalui berbagai hal, mulai dari tragedi pembakaran oleh kolonial Belanda tahun 1873 sampai hantaman tsunami di akhir 2004.Masjid ini bentuknya khas banget. Tapi menurutku mirip-mirip sama Masjid raya Al Mashun di Medan. Kawasan masjid ini dijadikan sebagai kawasan syariat Islam, jadi jangan sampai mengotorinya dengan perbuatan-perbuatan yang melecehkan masjid. Mau pacaran di sini? Hmmm...jangan coba2. Kalo ada laki-laki dan perempuan yang ketauan berdua-duaan di sini langsung diteriakin pake toa. :D
Kalo ke Pantai Lampuuk, biasanya mampir ke masjid Rahmatullah, saksi kedahsyatan Tsunami, dan bukti kekuasaan Allah. Masjid ini letaknya cuma 500an meter dari bibir pantai. Merinding kalo denger ceritanya. Apalagi pas liat foto-foto beberapa saat setelah tsunami. Kebayang dong betapa dahsyatnya tsunami. Semua tersapu bersih, kecuali masjid itu. Waktu kami ke sana, masjid itu masih dalam proses perbaikan. Kalau mau liat foto2 masjid itu saat tsunami, bisa cari di mbah gugel. Pasti merinding. Apalagi kalo ngeliat daerah itu difoto dari atas. Subhanallah....
Kalau pantai, di Aceh ini pantainya bagus-bagus lohh....
Bersihhhhhh. Kami sempet ke pantai lhok nga, yang nggak jauh-jauh dari Banda Aceh. Yaaa...cuma duduk-duduk di bawah pohon aja sih. Sambil liat laut. Segeeeer...... Palagi banyak capung2 seliweran. Udah jarang liat capung seliweran sebanyak ini. 😁😁😁.

Di bawah ini nih kertas kerja selama di Aceh. Maap ya kalo hasilnya nggak maksimal, kamera lagi rusak. ðŸ˜Ē

Nangkep Capung di Lhok Nga

dragonfly

Lhok Nga

Ujung Pulau Sumatera

A view from my window

Masjid Rahmatullah, Kini

Reminder


Suatu saat nanti deh, kalau ada kesempatan ke Aceh lagi untuk liburan bisa explore tempat-tempat menarik lainnya di Aceh.....

Read more
0

Tentang Kami

Satu lagi...teman kami resign. Dia adalah orang ke tiga di ruangan ini (dihitung sejak aku datang) yang resign. Tp bukan seperti 2 teman sebelumnya...yg resign untuk mengejar opportunity di tempat lain, atau dengan kata lain mendapatkan tawaran yg lebih bagus di perusahaan sebelah. Temanku yg satu ini memilih resign demi alasan pribadi. Terutama keluarga. Selain situasi kerja yg semakin tidak kondusif.
Resign nya teman kali ini...benar2 membuatku berpikir. Adakah saat suatu hari nanti aku dengan legowo berhenti dari pekerjaan ini. Meninggalkan instansi ini tanpa menoleh lg.
Karna...memang berat rasanya di sini. Bersusahpayah kita mempertahankan image kita di luar, berusaha berjalan lurus. Namun semuanya bisa hancur dalam sekejap hanya dengan sepatah kata dari atasan.
Meskipun begitu yaaa...kok rasanya berat ninggalin tempat ini. Semua cobaan pasti berlalu. Berganti cobaan yang lain sih. Tapi bisa bertahan dan terus mencoba menikmati itu sebuah proses yg nggak gampang loh. Dan pergi dari tempat ini rasanya seperti menyianyiakan perjuangan kemarin.
Que sera sera lah ya... whatever will be, it will be. Goodbye my friend, my teacher. Mungkin memang ini keputusan terbaik. All the very best for you... :*

Read more
0

įœŸįš„æ˜Ŋ我åĪŠå‚ŧ吗...

Maybe I'll need a translator if I want to read this later. But tonight, I want to write in chinese.
真的是我太傻吗,如果连梦都没了那人生还有么肴望?
或许什么命运的邂逅 灯火阑珊处真的有点遥不可及
可是我仍然愿意相信
相信爱
相信梦想相信奇迹
相信一定会有那个人他会紧紧牵着我的手
带我迎向那等了好久好久的福
至少,在我的三十一年的人生里
我一直是这么想的

Read more
0

Lelaki di Jembatan Semanggi

Setiap kali lewat jembatan Semanggi, sering kulihat lelaki itu. Berdiri tegak memandang jalan., entah siapa dia. Gilakah dia....
Dan sekarang akupun bertanyatanya, kenapa pula harus kupikirkan dia. Mencari saat dia tak lagi ada disana ketika aku lewat, bertanya tanya ketika tak dia potong rambutnya yang mulai memanjang, dan terkaget-kaget ketika kulihat dia  berdiri tegak disana dengan rambut terpotong rapi  keesokan harinya.
Hei...siapa sih kamu. Sampe aku kepikiran untuk membuat novel dengan judul "Lelaki di Jembatan Semanggi"
Read more
0

Never Regret

Never regret. If its good, its wonderful. If its bad, its experience - Victoria Holt

I like this quote. I think, every choice we choose have a concequences. If we choose another, it doesn't mean that it would make everything better.
Oke...bilanglah saya sedang menghibur diri. Tapi jujur, saya tak pernah menyesali keputusan yang pernah saya ambil. Termasuk menolak para lelaki yang datang kepada saya, sehingga saya masih jomblo hingga sekarang. Saat usia saya sudah mencapai kepala tiga.
Orang bilang, saya terlalu memilih. Tapi sumpah, saya tak bermaksud begitu. Tak juga,menetapkan lelaki yang akan mendampingi saya harus begini atau begitu. Kriteria saya hanya satu. Dia bisa memunculkan keikhlasan dalam diri saya.Saya ingin dia, yang ketika datang meminang, saya akan mengangguk dengan ikhlas. Tanpa terpaksa.
Entah kenapa, hingga saat ini, saya tak pernah bisa mengangguk. Berkata "ya", meskipun dengan lirih. Entah kenapa, kata tidaklah yang selalu keluar dari bibir saya. Seandainya, berkata "ya" itu mudah....

Read more
0

Message for tiger

Thank you for remembering my birthday, Tiger...
This day wouldn't be special without you...

Read more
0

Upil yang bikin gila

Sekarang jadi ngerti kenapa orang merokok ato minum dikala stres. Tp nggaklah...saya nggak sampe minum dan merokok. Cukup dengan nonton film aja sampe malam.

Read more
0

Me… a chicken hearted

Takut menghadapi risiko. Ya, ternyata inilah aku. Terutama soal pasangan hidup. Kenapa susah sekali memulai. Pun hanya memulai. Atau...setidaknya membuka hati deh.
Suliiiitt...sangat sulit.
Allah.....plissss....help me....

Read more
0

Lost In Singapore


Mumpung lagi tugas di Batam, muncul keinginan buat nyebrang sekalian. Biar cap paspornya nambah gituuu.......
Dan akhirnya, beneran dech kita berempat ke Singapore pake ferry. Setengah deg2an sih. Pertama, karna kami malemnya masih lembur, jadi pesimis juga bisa bangun pagi ikut ferry yang jam 7. Tapi namanya juga niat yaaa, akhirnya bisa juga.Jam 6 seperempat berangkat. Rencana si kita mau sarapan di hotel sebanyak2nya, trus cus ke universal studio. Tiketnya sih udah booking sehari sebelumnya. Lewat http://www.rwsentosa.com/language/id-ID/Attractions/UniversalStudiosSingapore/Tickets. Berhubung kita mau ke sana sehari aja, kita pesen tiket yang one day pass. Stl confirm, dapet dech booking confirmation sama print at home ticket yang dikirim lewat email.
Pagi, kami beneran nyebrang ke negara tetangga pake ferry.Check in, imigrasi trus naek dech. Setelah naek  ferry kurleb 45menit dari ferry international harbour di batam centre, kita nyampe di harbourfront singapore.Setelah nyampe Singapore, langsung cek imigrasi. Cek imigrasi ini gak serumit yang dibayangin orang2 juga. Yang penting gak bawa rokok aja. Yang katanya ditanyain macem2 gitu ternyata nggak. Keluar imigrasi baru kita bener2 kagum liat pelabuhan yang keren, kayak bandara. Dan ternyata yah, pelabuhan ini jadi satu sama vivo city, mall yang lumayan gede. Sambil cari akses ke USS, temen langsung cari tas. karna dia gak punya backpack. Dan mengingat perjalanan kita bakalan panjang sebelum ke hotel, makanya perlu backpack. Setelah dapet backpack, kita cari-cari MRT atopun bis yang bisa bawa ke USS. Dan pilihan kita adalah information centre.
Di vivo city, terminal buat ke sentosa Island ada di lante 4 (kalo nggak salah). Di sana, ngantri buat beli karcis MRT ke universal Studio (USS). Tiketnya buat bolak balik loh, itu.....
Sampe di USS, langsung woooowww gituh. *ndeso
Kita foto2 deh ya. Terutama di ikon USS-nya. Tapinya yach, ternyata di sana rame banget orang. Sampe susah mau foto. Untungnya kita ketemu sama fotografer pro di sana. Jadi kita difotoin sama dia dan hasilnya baguuussss....... Pertama si nggak ngeh gitu. Tapi setelah dia bilang biasanya saya tarifnya mahal lho dan liat hasilnya baru dehhh...kita nyadar. Makasih ya Pakkk.......
Masuk ke USS, ambil peta trus masuk ke madagascar dan far-far away. Abis itu mau nonton watershow, tapi ketinggalan. Jdi harus nunggu jam selanjutnya. Biar gak berat, kami nitip tas ke locker. Free satu jam. rencana mau masuk ke egypt, tapi sama sekali gak boleh bawa apa2.Ya udah dech, gak jadi. Abis itu, kami ke transformer. Cuman ngantri lama. Katanya, antrinya 2 jam, tapi di dalam cuma 5menit. Trus, ke science, hollywood, solat dhuhur ambil locker, trus nonton watershow yang tadi ketinggalan. Abis nonton, baru dech kerasa lapernya. Bingung juga tuch mau makan dimana. Akhirnya kita makan di area the lost world. Cuman ya paling bisa makan ayam doang yang halal. Sambil mikir2 nich. Ayam sama nasi plus aqua kecil 77rb. Gak enak pula. Abis makan, kami keliling2 lagi. Ngantri di "The Lost Word" nich ceritanya. Udah lama banget tuch ngantrinya. Tp udah mau nyampe....ehhhh....disuspend pulaa......
Agak kecewa siy, udah ngantri lama soalnya. Berhubung tas udah berat, kita cari lagi locker. Kali ini, semua barang kita masukin di situ. Rencana siy mau masuk ke "Egypt". eeeehhhhh....lagi-lagi, udah mau nyampe gilirannya disuspend lagi....
Ya udah dech, akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan aja sambil foto-foto. Sempet nyari Madacascar Show, tapi ternyata dibatalin karna ujan. Lagi-lagi kecewa. Tapi kekecewaan terobati karna ada Frankenstein Show. Sayang...gak boleh foto-foto di sana.
Abis nonton Franskenstein kami memutuskan untuk nyari hotel. Karna kami gak tau lokasi hotel ada dimana. Seru banget tuch, karna kami bener-bener gak buta arah. Sampe nanya-nanya. Dan, susahnya, gak ada orang yang ngeh sama Hotel V Lavender, di Jalan Jelilichou.
Sempet panik tuch, karena MRT kan gak 24jam. Jam 11 MRT udah habis. Akhirnya, kami memutuskan untuk balik ke Vivo city. Disanaaaa....ya bingung gitu dech. Udah ke halte bis, nanya satpam, sampe informasi gak pada tau. Sampe akhirnya kita minta tolong informasi untuk nelponin hotel. Dari sana, baru kita tau kalo yang kita cari itu namanya hotel "V" di stasiun "Lavender" -___-*
Ya udahlah, kami nganytri beli tiket MRT buat ke hotel V. Masih dengan bekal tanya sana sini. Sampe depan mesin kartu MRT, lagi-lagi kita bingung. Gimana pekenyaaaa......
Untung banget kami ketenu sama orang Filipina cakep. Pipi sama ibunya. Mereka yang bantuin kami. Sampe kasih kami receh buat bayar MRT. Wkwkwk...... Udah gitu, orangnya baek banget. Setelah naek MRT itu kan kami harus transit lagi. Naa...dengan pedenya kami turun trus dadah-dadah sama dia. Tapi abis itu kita bingung lagi. Kita mau masuk pintu yang mana. Untung bener-bener untung Pipi dan ibunya nyariin kami dan ditunjukkan jalan yang benar. Ternyata kami sejurusan. Wkwkwk.....
Setelah perjuangan itu, sampailah kami ke hotel "V" itu. Mmmm....sebenernya waktu turun dari kereta dan berpisah sama Pipi itu kami sempet hampir kesasar gitu sih. Kami nanya ke orang, hotel V itu dimana. Ditunjukin sama dia sebuah hotel di seberang jalan. Dasar kami biasa di Indonesia yaaa....niatan mau nyebrang aja ke jalan itu. Untung ditunjukin sama orangnya, kalo kami harus lewat terowongan. Dan Voilaaaa....sampailah ke hotel itu.
Nikmatnya dunia, setelah menemukan kasur.
Sebelum tidur, kami janjian. Jam 7 kami udah harus berangkat untuk memulai petualangan selanjutnya.
Paginya......
(suara weker)
......."alarm siapa ituuu...matiin..." tanpa sadar aku yang tidur paling pinggirpun matiin alarm
Gak lama kemudian....
(suara alarm)
..."aaahhh...sapa lagi tuuuuhhh....."
*matiin alarm
............
(telepon bunyi)
Ternyata temen dari kamar sebelah. Kami langsung deh gedubrakan. :P
Padahal yaaa...malam itu kami sudah wantiwanti sama temen yang di kamar sebelah biar dia gak telat. Soalnya akhir-akhir ini dia suka bangun telat. Eh, ternyata malah kami yang telat.
Selesai mandi dan teman-teman, langsung kami makan (seadanya, yang halal, dai itu paling buah sama roti) trus mulai petualangan baru. Kali ini kami udah canggih. Bisa beli karcis MRT. Tujuan kami adalah Marina Bay, karena kami mau ke Merlion. Sepertinya kami kepedean, karna ternyata, untuk ke Merlion kami harus jalan jauuhhh...banget. Untung aja ada peta. Jadi kami yakin berada di jalan yang benar. Meskipun gempor. Dengan semangat, kami jalan menuju Merlion. Taaapiiii....sampe sanaaa....jiaaaaaahhhhh...bok.....ternyata Merlionnya dikurungin. Lg renovasi dia. Alamakkk.....
Untung tadi udah foto di depan Marina Bay.
Dari Merlion (yang dikurungin) kami mau ke lucky plaza. Menurut peta, kami lebih deket naek bis ke sananya. Daripada naek MRT, lebih jauh. Naaaa......jalan ke haltenya ini. Kami sempet ngikutin dua orang India yang melakukan pelanggaran. Mereka jalan ya jalan gitu aja. Nyebrang jalan suka-suka. Trus mereka lompat pager segala. Hahh!! Kami cuman bengong. Akhirnya kami memutuskan kembali ke jalan yang benar kayak di peta, dan mulai bertanya-tanya lagi.
Naaa....bus sudah datang. Sekarang bingungnya adalah...gimana cara bayar ni bus. Untung (lagi-lagi untung) kami ketemu orang Indonesia, jadi ditunjukin jalannya. Akhirnya kami ngobrol-ngobrol. Dia nawarin loh, satu kamar di Marina Bay. Sayang banget kami udah harus pulang. Hiks.....
Sama orang Indonesia itu, ada juga serunya kami. Udah bolak balik kami pamitan, lagi-lagi kami ketemu pada saat kami kesasar. Kebawa di Indonesia sich. Jalan bisa suka-suka. Mentang-mentang lucky plaza udah di depan, kami maen nyelonong aja. Taunya bukan itu jalannya. Hooohhh...seru bener-bener seru dech. Belanja souvenir, makan es krim potong (Walls) di Orchard, naik bus tingkat. Gilaa...seru banget.
Dari perjalanan ke Singapore, Kesimpulanku, ternyata banyak orang kaya di Indonesia. Nyatanya, berapa banyak orang Indonesia yang kami temui di sana? Buat liburan loh, ini. Trus, baru nyadar, Indonesia the best soal makanan, biar apa kata orang, tapi makanan di Indonesia lebih enak. Super enak. Dan yang pasti, secrowdednya Jakarta, kita masih bisa menemukan tukang ojek. Ternyata, mereka itu pahlawan.
Whatever they say about Indonesia, I still love this Country......

Read more
0

Karena Engkau Juga Berhak untuk Bahagia.....


Untuk pertama kalinya, pengen bikin orek-orekan tentang orang yang nggak mungkin baca. karena dia terlalu jauh dari jangkauan. Untuk orang sebetulnya tidak aku kenal. Dan yang pasti, nggak mau nyebut namanya. Deg-deg-an ahhh....Tapi entah kenapa, orang ini terus membuat aku kepikiran. Nggak tahu berapa lama ini akan berlangsung. Mungkin minggu depan sudah lupa, atau bulan depan, atau ntah kapan.
Pertama kali liat orang ini sih udah lama ya. Di sebuah drama korea yang diputer di TV. Ghost/Phantom. Nontonnnya sih lompat-lompat karna aku nontonnya cuma pas di rumah aja. Cuma ceritanya bikin kepikiran. Berasa banget balik ke masa kecil. Suka kepikiran kalo abis nonton kartun. Apalagi kalo nggak puas sama ceritanya. Mulai deh mengkhayal yang enggak-enggak dan bikin cerita sendiri.
Drama ini bikin penasaran, tapi nggak sempet mau streaming nyari drama ini di internet. Ketika udah mulai lupa, trus nonton Master's Sun. Eeehhh.....liat pemeran utamanya langsung kepikiran "ehhh...ini kan yang main di drama kemaren" (wkwkwkwk...drama kemareeennn, pdhl jeda nontonnya lama banget). Abis itu browsing, siapa sih nama pemeran utamanya. Dan ooohhh...dia toh. :D :D.
Lanjut...nonton Oh My Venus. Tambah edan. Wkwkwkwk....
Dan sampe sekarang udah re-watch Oh My Venus dua kali. Ini mau re-watch Master's Sun sama Ghost. Kepoin instagram fans-fansnya, baca-baca blog fans dia, follow akun weibo-nya yang alamak jarang banget diupdate, kepoin kegiatannya di web resminya dia (walaupun jarang banget juga diupdate) dan terakhir browsing pengen nyari photo essay dia. Tapi susah kali nyarinya. Udah lama sih. Tapi nggak sempet kepikiran sih untuk ikut fanmeeting-nya kemaren. Abis tiketnya mahal. Nggak boleh bawa kamera lagi. Wkwkwkwk....niat ketemu ato cm pengen jadi paparazzi sih sebenernyaaa... :D
Dan sekaraaang....lagi nonton Kitaro and Millennium Curse. Film lama sih, dan dia munculnya juga cuman bentar. Nggak pake ngomong, dan jadi tokoh jahat.
Jadiiiii....kalau baca cerita di atas aku ini termasuk fans dia bukan ya? Mungkin bukan.
Susah ngejelasinnya. Jadi, liat dia itu aku kayak ngeliat dunia lain. Nggak tau deh. Tapi kalo ketemu kayaknya pengen meluk deh hawanya.... 😝😝😝😝😝. Abis wajahnya melankolis gitu. Nggak ganteng sih. Pas nonton drama-nya aja awalnya suka bilang "males ah, nontonnya, yang maen nggak ganteng."
Tapiii....suer dehhh...apa ada peletnya ya di kerutan di antara alisnya itu. Lama-lama nyantol. Makin tua malah makin keren kayaknya yaaaa......
Selama nulis ini aja, aku bisa senyum2 sendiri. Padahal liat wajahnya pun nggak. Cuma kebayang-bayang aja sihhh...
Kalau misalnyaaaa....ntar ketemuuu....misalnya loh yaaaaa....pengen bilang sama dia:
"Cepet kawin mas, aku tahu, menjalani hidup sendirian itu nggak enak."
(lari ke hutan.............trus mewek di bawah pohon).
Kenapa?
Karna dia juga manusia. Berhak juga untuk bahagia.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Seru kan kalo nanti dia punya anak, jadi aktor juga, anak cucu kan bisa liat jugaaa.... Trus ntar bisa cerita ke anak cucu, ehhh...ini lho anak aktor bla...bla...bla... Mak-mu ini ngefans banget sama bapaknya. Ternyata anaknya sama kerennya ya sama bapaknya....
😁😁😁
Read more
 

Friends

Categories